• 21 September, 2021

Terima Audiensi, Bupati Kampar Dukung BKKBN Wujudkan Program Bangga Kencana

 Terima Audiensi, Bupati Kampar Dukung BKKBN Wujudkan Program Bangga Kencana

Bangkinang Kota – Menerima kunjungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH dukung penuh dalam mewujudkan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau (Bangga Kencana).

Dimana Audiensi yang dilakukan Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Riau Mardalena Wati Yulia bersama Bupati Kampar tersebut juga turut didampingi Kepala Dinas DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. H. Edi Afrizal, M.Si dan Sekretaris DPPKBP3A Kampar Awal Hainiwati yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati Kampar Bangkinang Kota, selasa (2/3/21).

Bupati kampar mengapresiasi program bangga kencana tersebut, dimana program ini merupakan program strategis bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan keluarga kecil, kita tingkatkan kualitas keluarga Indonesia menuju keluarga bahagia sejahtera.

Melalui kegiatan ini, kami menaruh harapan yang besar agar program Bangga Kencana mampu dijalankan dengan baik di seluruh tingkatan desa. Sehingga keluarga berkualitas dan pertumbuhan penduduk yang seimbang dapat kita raih bersama guna mendukung tercapainya Visi Presiden dan Wakil Presiden RI untuk terwujudnya Indonesia Maju Yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong,”.

Hal senada juga disampaikan Mardalena, bahwa program Bangga Kencana merupakan program bertujuan untuk mengarahkan agar keluarga mempunyai rencana berkeluarga, punya anak, pendidikan dan sebagainya sehingga membentuk keluarga-keluarga berkualitas.

Dalam pendataan bangga kencana nantinya, hal ini akan dilakukan oleh kader-kader desa yang telah dilatih dengan dua metode yakni metode Smatpron dan manual yang dimulai secara serentak diseluruh indonesia mulai pada tanggal 01 April sampai 30 Mei 2021.

Dimana Pendataan keluarga 2021 ini merupakan kegiatan strategis program Bangga Kencana yang diharapkan dapat menyediakan data basis keluarga yang dapat digunakan dalam intervensi program tersebut.

Selain data keluarga, PK21 juga diharapkan mampu menyediakan data individu by name by address yang kemudian menjadi peta sasaran intervensi program di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, sampai RW/RT.

“Adapun data dan indikator yang akan dikumpulkan dalam PK21 terbagi menjadi tiga indikator utama antara lain indikator kependudukan, indikator keluarga berencana dan indikator pembangunan keluarga serta Indikator tambahan yaitu Stunting dalam formulir berbeda”, untuk itu Tag line BKKBN tidak lagi “Dua Anak Cukup”, tapi telah diganti dengan “ Berencana Itu Keren”.

Sementara itu kepala DPPKBP3A Edi Afrizal juga mendukung penuh program Bangga Kencana, dimana program bangga kencana ini, jelas merupakan program strategis bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan keluarga kecil, kita tingkatkan kualitas keluarga Indonesia menuju keluarga bahagia sejahtera.(diskominfo Mzk).

Muzakat Leo

Seorang Penulis di Gulamo.com. Selamat menikmati artikel-artikelnya tentang Kampar dan isu-isu terkait pemerintahan lainnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *