• 21 September, 2021

Bupati Kampar dampingi Tim Setjen Dewan Ketahanan Nasional Kunker ke PT Sinarmas

 Bupati Kampar dampingi Tim Setjen Dewan Ketahanan Nasional Kunker ke PT Sinarmas

Tapung – Kunjungan yang dilaksanakan Tim Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional ke Kabupaten Kampar, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH turut langsung mendampingi rombongan sampai ke Sinarammas PT Rama-Rama Desa Kinantan Kecamatan Tapung, kamis (18/3/21).

Perjalanan setelah Tim Dewan Ketahanan Nasional tiba di Kota Bangkinang disambut Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH bersama para Forkopimda. Tidak sampai disitu, rombongan dari Sekretariat Dewkanas yang diketuai oleh Deputi Pengkajian dan Pengindrahan Dewan Ketahanan Nasional Laksamana Muda Dr Dani Acdani, S.Sos,SE,M.AP, terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Koperasi Unit Desa (KUD) Suka Mulya Kecamatan Bangkinang dan baru melanjutkan kunjungan ke Sinarmas PT Rama-Rama Tapung.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Kampar menyampaikan bahwa atas nama pemerintah daerah merasa banga, bahagia dan terhormat atas kunjungan dari dewan ketahan nasional dalam rangka Pengumpulan Dana dan Imformasi terkait pelaksanaan tugas pokok Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan terkait kabupaten kampar, bahwa kampar memiliki luas lebih kurang 11 ribu KM persegi. Dimana dari 2 juta hektar lebih kebun kelapa sawit, lebih kurang 1/4 atau lebihnkurang 5000 ha dari 2 juta ha tersebut terdapat di kabupaten kampar memiliki sebanyak 37 Parbrik Kelapa Sawit (PKS) yang tersebar di 21 Kecamatan.

Sementara itu Laksamana Muda Dr Dani Acdani pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kunjungan ini atas arahan bapak presiden, sehingga kami perlu mendapatkan imformasi langsung dari daerah terkait perkebunan khusunya kebun kelapa sawit dan energi.

Mudahan-mudahan imformasi yang kami dapat bisa berguna dan bisa menjadi tulisan yang dapat kampai sampaikan kepada Bapak Presiden nantinya. Selanjunya bisa juga dikembangkan di daerah lain nantinya.

Sementara itu Manager Sinar Mas PT Rama-Rama Bambang Suhartono menyampaikan bahwa dalam Rama-rama terkait Penetapan harga Tandan Buah Sawiylt (TBS) mengacu pada Permentan no 1 tahun 2018 yang berrasal dari pemerintah ptovinsi dan kab/kota, perwakilan peruaahaan, asosialsi kelapa sawit dan perwakilan perkebunan. Selanjutnyabjuga mengacu kepada harga penjualan CPO dan PK, biaya pemasaran, biaya pengangkutan, biaya pengolahan TBS, Penyusutan dan biaya operasional.

Selenjutnya dalam pengupahan pekerja sudah mengikuti ketentuansesuai UMP/UMSP, yang berlaku diwulayah Prov/ Kabupaten. Sementara untuk pekerja Full managed, selain menerima upah sesuai UMP/UMSP, juga menerima dari hasil TBS Kavlinganya. Sesangkan upah tampa managed, petani hanya menerima hasil TBS dari Kavlingannya.

Sementara yang menjadi hambatan saat ini adalah ketersedian bahan baku kerena produktivitas kelapa sawit petani masih renda, larangan ekspor PALM OIL produk ke eropa terkait isu Deforestasi serta sarana prasarana akses jalan.

Selain Laksamama Muda Dr Dani Acdani, turut juga mendampingi dari Ketahanan Nasional Dr Rustam,ST,M.Si dari Kemenrtrian SDM, Valent dari Kementrian Dalam Negeri, Ibu Vira dari Kejaksaan, Brigjen Syariyal Siregar dari TNI AD, Kolonel Suherlan dari TNI AU, serta dari Oemda Kampar Dandim 0313 KPR Letkol Inf Leo Oktavianus, Danyonif 132 BS Mayor Inf Syafi’i Nasution, Kadis Koperasi kampar Aftizal, Kadis Perindagpas Ali Sabri, Kadis Hub Amim Filda, Kadis Kominfo Arizon, Camat Tapung Amri Yudo.(Mzk).

Muzakat Leo

Seorang Penulis di Gulamo.com. Selamat menikmati artikel-artikelnya tentang Kampar dan isu-isu terkait pemerintahan lainnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *